LKS SOSIOLOGI

Published November 26, 2011 by eliclalahi

Kata Pengantar

Sosiologi merupakan kumpulan pengetahuan tentang masyarakat dan kebudayaan. masyarakat menjadi tempat manusia bersosialisasi dan berinteraksi dengan manusia lainnya. Dalam masyarakat tersebut pastilah terdapat berbagai fenomena yang melibatkan masyarakat lainnya. Oleh karena itu sebagai anggota masyarakat , seseorang perlu mengenali lingkungannya sendiri sehingga dapat bersosialisasi dan berinteraksi sosial dengan baik.
Para siswa adalah anggota masyarakat yang dapat melakukan sosialisasi dan interaksi sosial. Oleh karena itu para siswa harus bertanggung jawab terhadap masyarakat lingkungannya. Diharapkan mereka menjadi masyarakat yang tanggap dan kritis terhadap gejala-gejala sosial yang terjadi dalam lingkungannya.
Lembar kerja siswa ini disusun untuk mmembantu mengembangkan kemampuan pemahaman siswa terhadap gejala-gejala sosial dalam kehidupannya sehari-hari. Lembar Kerja Siswa ini berisi rangkuman materi pada semester satu yang berisi konsep-konsep sosiologi, norma dan nilai sosial, serta interaksi sosial. Selain itu lembar kerja siswa ini dilengkapi dengan latihan-latihan soal untuk mengasah kemampuan siswa dalam pencapaian pemahamannya terhadap materi yang disampaikan.
Akhirnya, penyusun mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu prosese pembuatan lembar kerja siswa ini. Semoga lembar kerja siswa ini bermanfaat bagi anda semua.

Semarang, 10 Juni 2011

Penyusun

Daftar Isi
Daftar Isi ………………………………………………………………………………….. 2
Peta Konsep ………………………………………………………………………………. 3

Bab 1 Sosiologi sebagai Ilmu tentang Masyarakat dan Lingkungan
A. Sosiologi sebagai Ilmu dan Metode ……………………………………………… 4
B. Konsep-konsep Dasar dalam Sosiologi ………………………………………….. 5
C. Konsep-konsep Tentang Realitas Budaya ……………………………………….. 6
D. Hubungan Antar Berbagai Konsep Terhadap Realitas Budaya …………………. 6

Peta Konsep ……………………………………………………………………………… 9

Bab 2 Nilai dan Norma Sosial
A. Nilai Sosial ……………………………………………………………………….. 10
B. Macam-macam Nilai Sosial ……………………………………………………… 11
C. Norma Sosial ………………………………………………………………………11
D. Tingkatan dan Jenis Norma yang Ada di Masyarakat …………………………… .11
E. Macam-macam Norma …………………………………………………………… 11

Peta Konsep………………………………………………………………………………. 14

Bab 3 Interaksi Sosial
A. Pengertian Interaksi Sosial ………………………………………………………. .15
B. Syarat Terjadinya Interaksi Sosial ………………………………………………. .15
C. Faktor-faktor Pendorong Interaksi Sosial ………………………………………. ..15
D. Bentuk-bentuk Interaksi Sosial …………………………………………………. . 16
E. Status, Peranan dan Hubungan Individu Dalam Interaksi Sosial ………………. .17

A. SOSIOLOGI SEBAGAI ILMU DAN METODE

1. Pengertian Sosiologi
Istilah sosiologi berasal darikata “socius” yang berarti kawan (termasuk lawan) dan “logos” yang berarti berbicara (ilmu) . Jadi, sosiologi adalah ilmu yang membahas pergaulan manusia di masyarakat . Ada beberapa definisi menurut para ahli :

a. Pitirim A. Sorokin
Mengemukakan sosiologi adalah ilmu yang mempelajari beberapa hal berikut :
ₒ hubungan timbal balik antara aneka ragam sosial misalnya gejala ekonomi dan agama, juga keluarga dan moral.
ₒ hubungan dan pengaruh timbal balik antara gejala sosial dan non sosial.
ₒ ciri-ciri umum semua jenis gejala sosial.
b. Selo Soemardjan dan Soeleman Soemardi
Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari struktur sosial dan proses-proses sosial, termasuk perubahan sosial.
c. Auguste Comte
Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari manusia sebagai makhluk yang mempunyai naluri untuk senantiasa hidup bersama dengan sesamanya.

2. Objek Kajian Sosiologi
Objek kajiannya adalah tentang perilaku sosial individu maupun kelompok individu dalam masyarakat. Objek kajian sosiologi ini senantiasa bersifat aktual karena masyarakat terus-terus mengalami proses sosial dan perubahan-perubahan dalam struktur dan pola interaksinya.

3. Metode-Metode Sosiologi
Metode dalam sosiologi ini berperan sebagai perantara dalam pencapaian tujuan tertentu pada masyarakat.Metode-metode yang biasanya digunakan dalam sosiologi dan antropologi adalah:
a. Metode Wawancara
b. Metode Observasi Langsung
c. Metode Observasi Partisipan
d. Metode Angket
e. Metode Komparasi
f. Metode Kepustakaan
g. Metode Penulusuran Sejarah
h. Metode Dokumenter

4. Ciri Sosiologi sebagai Ilmu Pengetahuan
Adapun ciri-ciri sosiologi sebagai ilmu pengetahuan adalah sebagai berikut :
a. Sosiologi bersifat empiris
Sosiologi dalam melakukan kajian tentang masyarakat didasarkan pada hasil observasi tidak spekulatif, dan hanya menggunakan akal sehat.
b. Sosiologi bersifat teoritis
Sosiologi berusaha menyusun abstraksi dan hasil-hasil observasi.
c. Sosiologi bersifat kumulatif
Teori-teori sosiologi dibentuk berdasarkan teori-teori yang telah ada sebelumnya dalam arti memperbaiki, memperluas, dan memperhalus teori-teori lama.
d. Sosiologi bersifat non etis
Yang dilakukan sosiologi bukan mencari baik buuknya suatu fakta tetapi menjelaskan fakta-fakta tersebut secara analitis.

B. KONSEP-KONSEP DASAR DALAM SOSIOLOGI

a. Masyarakat
Menurut para ahli :
• Prof.Selo Soemardjan,masyarakat adalah sekumpulan orang-orang yang hidup bersama dan menghasilkan kebudayaan (sebagai pedoman hidupnya).
•Prof.Koentjaranigrat, masyarakat adalah kesatuan hidup manusia yang berinteraksi menurut sistemadat istiadat tertentu yang bersifat kontinue dan terikat oleh rasa identitas bersama (yaitu kebudayaan).

b. Interaksi Sosial
Adalah hubungan dan pengaruh timbale balik antar individu, antar individu dan kelompok dan antar kelompok.

c. Sosialisasi
Sosialisasi merupakan proses individu belajar berinteraksi di tengah masyarakat.Melalui proses sosialisasi ,seorang individu akan memperoleh pengetahuan,nilai-nila dan norma-norma yang akan membekalinya dalam proses pergaulan.

d. Perilaku Menyimpang
Merupakan bentuk perilaku masyarakat yang tidak sesuai dengan norma dan nilai yang berlaku.
Berikut adalah contoh perilaku menyimpang

e. Pengendalian Sosial
Setiap masyarakat menginginkan adanya suatu ketertiban agar tata hubungan antarwarga masyarakat dapat berjalan secara tertib dan lancar,untuk kepentingan ini masyarakat membuat norma sebagai pedoman yang pelaksanaannya memerlukan suatu bentuk pengawasan dan pengendalian.

f. Perubahan Sosial Budaya
Adalah semua bentuk perubahan struktur sosial dan budaya termasuk semua corak kebudayaannya.

C. KONSEP-KONSEP TENTANG REALITAS BUDAYA
a. Kemiskinan
b. Kebodohan
c. Kesenjangan sosial
d. Kesenjangan budaya
e. Status dan Peran

D. HUBUNGAN ANTARA BERBAGAI KONSEP REALITAS SOSIAL BUDAYA
Berikut adalah beberapa contoh hubungan antara fenomena sosial yang satu dengan fenomena sosial yang lain dalam kehidupan realitas sosial budaya:

a. Kemiskinan dan Kebodohan
Kemiskinan dan kebodohan adalah dua fenomena yang berkaitan timbal balik. Kemiskinan menyebabkan kebodohan selanjutnya kebodohan kembali menyebabkan kemiskinan.adapun solusi dari kemiskinan dan kebodohan adalah meningkatkan mutu pendidikan, meningkatkan kesempatan untuk memperoleh pendidikan, memberikan bantuan modal,dll.
b. Modernisasi dan Kesenjangan sosial
Modernisasi merupakan upaya pembaharuan dengan mengubah pola pikir irrasional tradisional menjadi rasional modern.Proses modernisasi terlihat seperti meningkatnya pengetahuan ilmu dan tekhnologi yang menghasilkan industri dan peralatan modern. Dengan perkembangan ini menyebabkan pendapatan orang kaya semakin meningkat sebaliknya orang miskin malah terdesak oleh perkembangan tersebut. akibatnya menyebabkan kesenjangan sosial.
c. Status dan Peran
Status merupakan posisi seseorang di tengah masyarakat. Setiap orang mempunyai lebih dari satu status dan tiap-tiap status menuntut peranan yang berbeda-beda.

Latihan Soal

I. Berilah tanda silang (x) pada huruf a, b,c,d atau e di depan jawaban yang benar !
1. Sosiologi lahir dari lontaran seorang filsafat Perancis yang bernama . . . .
a. Max Weber d. Auguste Comte
b. Soerjono Soekanto e. Koenjaraningrat
c. Herbert Spencer
2. Ilmu pengetahuan bersifat logis, berarti . . . .
a. Berdasarkan logika d. Berdasarkan hafalan
b. Berdasarkan pengalaman e. Berdasarkan hitungan
c. Berdasarkan urutan disiplin ilmu
3. Sosiologi berasal dari kata Latin socius dan kata Yunani Logos. Socius dalam pengertian sosiologi berarti. . . .
a. Lingkungan d. masyarakat
b. Sosial e. kawan dan lawan
c. Kawan
4. Sosiologi sebagai ilmu tentang perilaku sosial mempunyai kajian berupa hal-hal berikut,kecuali . . . .
a. Sosialisasi d. masyarakat
b. Interaksi sosial e. perubahan sosial budaya
c. Situs purbakala
5. Metode yang paling tepat digunakan saat penelitian mempunyai jangkauan responden yang amat besar serta respondennya berasal dari masyarakat relatif maju adalah . . . .
a. Wawancara d. Penelusuran sejarah
b. Angket e. dokumenter
c. Kepustakaan
6. Salah satu bahasan sosiologi adalah . . . .
a. Kesadaran sosial d. penyelewengan sosial
b. Kontrak sosial e. sanksi sosial
c. Tindak criminal
7. Sosiologi disebut sebagai ilmu pengetahuan karena sosiologi memiliki cirri-ciri . . . .
a. Empiris, teoritis, kumulatif, non etis
b. Objektif, teoritis, non etis, emansipasif
c. Subjektif, empiris, kumultif, non etis
d. Mandiri, subjektif, empiris, kumulatif
e. Non etis, teoritis, objektif, mandiri
8. Sosiologi mempelajari tumbuh, bangun dan kewajiban masyarakat merupakan definisi sosiologi menurut . . . .
a. Max Weber d. Pitirim A. Sorokhin
b. Emile Durkheim e.Soerjono Soekanto
c. Herbert Spencer
9. Tokoh yang pertama kali berjasa meletakkan sosiologi sebagai ilmu adalah. . . .
a. Max Weber d. Soerjono Soekanto
b. Peter L. Berger e. Auguste Comte
c. Emile Durkheim
10. Sosiologi sangat berguna bagi pembangunan karena dapat . . . .
a. Mengolah data secara terperinci tentang keadaan masyarakat
b. Mengembangkan pengetahuan secara objektif dn rasional
c. Mencari pemecahan masalah dari kondisi suatu masyarakat
d. Memberikan data sosial yang diperlukan dalam pengelolaan pembangunan
e. Menganalisis dampak yang ditimbulkan pembangunan dari sudut iptek

II. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan jelas dan benar !
1. Apa yang disebut dengan sosiologi ?
Jawab : …………………………………………………………………………
………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………
2. Jelaskan apa sebenarnya manfaat mempelajari sosiologi ?
Jawab :…………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………
3. Menurut pendapat anda bagaimana mengatasi ketertinggalan budaya ?
Jawab : …………………………………………………………………………
………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………
III. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut pada huruf acak di bawah ini dengan garis vertical atau horizontal maupun miring !

s s o l a n k h y f o p p e r t a r s
t o p u t r a k I n b a s e a d a t
a o s u i n w f s o s i a l i s a s i
t s p i t y g a e m p i r i s u u t t
a up o u o u n t e l h k u m j l o y
s m k l l u g b v h g d a u I k n
k j y o p o d r h u n m l h r e k o
z n k u d s g w q f r r t u n k n r
e l I n o v a s i s o s a n t I u p u

1. Ilmu yang mempelajari masyarakat dan lingkungan . . . .
2. Sosiologi dalam melakukan kajian tentang masyarakat didasarkan pada observasi. Dalam hal ini sosiologi bersifat . . . .
3. Socius berarti . . .
4. Proses individu belajar berinteraksi di tengah masyarakat adalah . . . .
5. Posisi seseorang di tengah masyarakat adalah . . . .

Hari/Tanggal Nilai Paraf Guru Paraf Orangtua

A. NILAI SOSIAL

1. Pengertian Nilai
Pada Kamus Besar Bahasa Indonesia, nilai didefinisikan sebagai kader, mutu atau sifat yang penting dan berguna bagi kemanusiaan. Sedangkan nilai budaya dan nilai sosial didefinisikan sabagai konsep abstrak mengenai masalah dasar yang sangat penting dalam kehidupan manusia.
Berikut pendapat ahli tentang pengertian nilai sosial :
a. Soerjono Soekanto mendefinisikan nilai konsepsi abstrak dalam diri manusia mengenai apa yang dianggap baik dan apa yang dianggap buruknya
b. Kimball Young merumuskan nilai sosial sebagai unsur-unsur yang abstrak dan sering tidak disadari tentang benar dan pentingnya.
c. Robert M.Z Lawang mengatakan bahwa nilai adalah gambaran mengenai apa yang diinginkan, pantas, berharga dan mempengaruhi perilaku sosial orang-orang yang memiliki nilai tersebut.

2. Ciri-ciri dan Fungsi Nilai Sosial
Dari definisi di atas dapat dikemukakan ciri-ciri nilai sosial. Ciri-ciri sosial itu adalah sebagai berikut
a. Merupakan konstruksi masyarakat sebagai hasil interaksi antarwarga masyarakat.
b. Disebarkan di antara warga masyarakat.
c. Terbentuk melalui sosialisasi
d. Merupakan bagian dari usaha pemenuhan kebutuhan dan kepuasan sosial manusia.

Menurut Drs. Suprapto fungsi nilai sosial adalah sebagai berikut
a. Dapat menyumbangkan seperangkat alat untuk menetapkan “harga” sosial dari suatu kelompok
b. Dapat mengarahkan masyarakat dalam berpikir dan bertingkah laku
c. Sebagai penentu terakhir manusia dalam memenuhi peranan-peranan sosial.
d. Sebagai alat solidaritas di kalangan anggota kelompok (masyarakat)
e. Sebagai alat pengawas/control perilaku manusia dengan daya tekan dan daya mengikat tertentu agar orang mau berperilaku sesuai dengan yang diinginkan system nilai

Penerapan Materi

No. Nilai Sosial yang baik Nilai Sosial kurang baik

B. MACAM-MACAM NILAI SOSIAL
Prof. Notonegoro membagi nilai menjadi tiga
1. Nilai Material,yaitu segala sesuatu yang berguna bagi unsur fisik manusia. Misalnya makanan, minuman, pakaian.
2. Nilai Vital, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi manusia untuk dapat menggunakan kegiatan dan aktivitas. Misalnya buku dan alat tulis untuk para pelajar.
3. Nilai kerohanian, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi batin rohani manusia. Nilai kerohanian sebagai berikut :
a. Nilai kebenaran yang bersumber pada unsur akal manusia.
b. Nilai keindahan yang bersumber pada unsur rasa indah (nilai estetis). Contohnya, karya seni, baik seni musik, maupun pahat.
c. Nilai kebenaran atau nilai moral yang bersumber pada unsur kodrat manusia seperti kehendak dan kemauan. Contohnya menolong orang yang di timpa kemalangan.
d. Nilai religius merupakan nilai ketuhanan yang tertinggi dan mutlak. Nilai ini bersumber pada kepercayaan dan keyakinan manusia.

C. NORMA SOSIAL
Norma sosial yang mengatur masyarakat ada yang bersifat formal dan nonformal .
1. Norma formal bersumber dari lembaga masyarakat ( institusi ) yang formal atau resmi. Norma ini biasanya tertulis. Contohnya, aturan-aturan yang berasal atau bersuber dari Negara, seperti konstitusi , surat keputusan, dan peraturan daerah.
2. Norma nonformal biasanya tidak tertulis dan jumlahnya lebih banyak dari norma formal Contohnya, kaidah dan aturan yang terdapat di ,masyarakat, seperti pantangan-pantangan, aturan dalam keluarga dan adat istiadat.

D. TINGKATAN DAN JENIS-JENIS NORMA YANG ADA di MASYARAKAT
Dilihat dari kekuatan mengikat terhadap anggota masyarakat, norma dibedakan menjadi beberapa tingkatan sebagai berikut :
1. Cara (usage) adalah norma yang paling lemah daya pengikatnya karena orang yang melanggar hanya mendapat sanksi dari masyarakat berupa cemoohan atau ejekan saja.
2. Kebiasaan ( folkways) suatu aturan dengan kekuatan mengikat yang lebih kuat dari pada usage karena kebiasaan merupakan perbuatan yang dilakukan berulang-ulang.
3. Tata Kelakuan (mores) adalah aturan yang sudah diterima masyarakat dan dijadikan alat pengawas atau kontol secara sadar atau tidak sadar oleh masyarakat kepada anggota-anggota-anggotanya.

E. MACAM-MACAM NORMA
1. Norma Agama, adalah suatu norma berdasarkan ajaran atau kaidah suatu agama.
2. Norma Kesusilaan, didasarkan pada hati nurani atau akhlak manusia.
3. Norma Kesopanan, adalah norma yang berpangkal dari aturan tingkah laku yang berlaku di masyarakat seperti cara berpakaian, cara berbicara dll.
4. Norma Hukum, adalah himpunan petunjuk hidup atau perintah dan larangan yang mengatur tata tertib dalam suatu masyarakat.
Latihan Soal
I. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan jelas dan benar !
1. Apa itu nilai menurut Robert M.Z Lawang ?
Jawab : …………………………………………………………………….
…………………………………………………………………….
…………………………………………………………………….
2. Mengapa nilai berhubungan erat dengan kebudayaan masyarakat ? Jelaskan !
Jawab : ……………………………………………………………………
……………………………………………………………………
……………………………………………………………………
3. Berikanlah contoh dari norma kesusilaan !
Jawab : ……………………………………………………………………
……………………………………………………………………
……………………………………………………………………
4. Mengapa norma agama disebut suatu nilai yang mutlak ?
Jawab : …………………………………………………………………
…………………………………………………………………
…………………………………………………………………
5. Berikan tanggapan anda mengenai perbedaan nilai dan norma !
Jawab : …………………………………………………………………
…………………………………………………………………
…………………………………………………………………

II. Berikan tanda centang (√ ) dalam kolom skala sikap berikut ini !
No. Pertanyaan S AS KS TS Alasan
1.

2.

3..

4.

5. Norma sosial terkait erat dengan nilai-nilai yang dianut masyarakat tersebut.
Nilai mendarah daging yang dimiliki seseorang tidak mungkin hilang. Ia hanya merasa bersalah apabila tidak melaksanakannya.
Norma sosial masuk ke dalam diri setiap anggota masyarakat melalaui proses sosialisasi.
Norma hokum dan norma kesusilaan sama-sama memiliki sanksi yang tegas dari masyarakat
Pada zaman dulu, seorang anak dilarang memotong kuku di malam hari. Ini adalah contoh norma sosial non formal

Keterangan :
S= Setuju KS= Kurang Setuju AS= Agak Setuju TS= Tidak Setuju

Hari/Tanggal Nilai Paraf Guru Paraf Orangtua

A. PENGERTIAN INTERAKSI SOSIAL
Interaksi Sosial adalah suatu proses hubungan timbal balik yang dilakukan oleh individu dengan individu, antara indivu dengan kelompok, antara kelompok dengan individu, antara kelompok dengan dengan kelompok dalam kehidupan social.
Gillin mengartikan bahwa interaksi social sebagai hubungan-hubungan social dimana yang menyangkut hubungan antarandividu , individu dan kelompok antau antar kelompok.
Suatu hubungan dapat dikatakan interaksi sosial apabila memiliki ciri-ciri berikut :
1. Jumlah pelaku lebih dari dua
2. Adanya komunikasi antarpelaku dengan menggunakan simbol atau lambang
3. Adanya suatu dimensi waktu
4. Adanya tujuan yang hendak dicapai melalui interaksi sosial

B. SYARAT TERJADINYA INTERAKSI
1. Kontak Sosial
Kata kontak dalam bahasa inggrisnya “contact”, dari bahasa lain “con” atau “cum” yang artinya bersama-sama dan “tangere” yang artinya menyentuh . Jadi kontak berarti sama-sama menyentuh.Kontak social ini tidak selalu melalui interaksi atau hubungan fisik, karena orang dapat melakuan kontak sosial tidak dengan menyentuh,misalnya menggunakan HP, telepon dsb. Kontak social memiliki memiliki sifat-sifat sebagai berikut :
a. Kontak social bisa bersifat positif dan bisa negative. Kalau kontak sosial mengarah pada kerjasama berarti positif, kalau mengarah pada suatu pertentangan atau konflik berarti negative.
b. Kontak sosial dapat bersifat primer dan bersifat skunder. Kontak sosial primer terjadi apa bila peserta interaksi bertemu muka secara langsung. Misanya kontak antara guru dengan murid dsb. Kalau kontak sekunder terjadi apabila interaksi berlangsung melalui perantara. Misal percakapan melalui telepon, HP dsb.
2. Komunikasi
Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi dari satu pihak kepihak yang lain dalam rangka mencapai tujuan bersama.

C. FAKTOR-FAKTOR PENDORONG INTERAKSI SOSIAL
1. Imitasi yaitu tindakan meniru orang lain
2. Sugesti Sugesti ini berlangsung apabila seseorang memberikan pandangan atau sikap yang dianutnya, lalu diterima oleh orang lain.
3. Identifikasi yaitu merupakan kecenderungan atau keinginan seseorang untuk menjadi sama dengan pihak lain (meniru secara keseluruhan).
4. Simpati yaitu merupakan suatu proses dimana seorang merasa tertarik kepada pihak lain. Melalui proses simpati orang merasa dirinya seolah-olah dirinya berasa dalam keadaan orang lain.
5. Empati yaitu merupakan simpati yang menfdalam yang dapat mempengaruhi kejiwaan dan fisik seseorang.

D. BENTUK-BENTUK INTERAKSI SOSIAL
Berdasarkan pendapat menurut Tim Sosiologi (2002), interaksi sosial dikategorikan ke dalam dua bentuk, yaitu:

a. Interaksi sosial bersifat Asosiatif yakni yang mengarah kepada bentuk – bentuk asosiasi (hubungan atau gabungan) seperti :
a. Kerja sama (cooperation)
Adalah suatu usaha bersama antara orang perorangan atau kelompok untuk mencapai tujuan bersama.
Berdasarkan pelaksanaannya kerjasama memiliki lima bentuk :
1. Kerukunan atau gotongroyong
2. Bargaining, yaitu pelaksanaan perjanjian mengenai pertukaran barang dan jasa antara dua organisasi atau lebih
3. Kooptasi yaitu proses penerimaan unsure-unsur baru dalam kepemimpinan pelaksanaan politik organisasi sebagai upaya untuk menghindari konflik
4. Koalisi yaitu kombinasi antara dua organisasi atau lebih yang mempunyai tujuan yang sama
5. Joint venture yaitu kerja sama dalam pengusahaan proyek tertentu
Berikut merupakan contoh gotong royong
b. Akomodasi (accommodation)
Adalah suatu proses penyesuaian sosial dalam interaksi antara pribadi dan kelompok – kelompok manusia untuk meredakan pertentangan.
c. Asimilasi (assimilation)
Adalah proses sosial yang timbul bila ada kelompok masyarakat dengan latar belakang kebudayaan yang berbeda, saling bergaul secara intensif dalam jangka waktu lama, sehingga lambat laun kebudayaan asli mereka akan berubah sifat dan wujudnya membentuk kebudayaan baru sebagai kebudayaan campuran.
d. Akulturasi (acculturation)
Adalah proses sosial yang timbul, apabila suatu kelompok masyarakat manusia dengan suatu kebudayaan tertentu dihadapkan dengan unsur – unsur dari suatu kebudayaan asing sedemikian rupa sehingga lambat laun unsur – unsur kebudayaan asing itu diterima dan diolah ke dalam kebudayaan sendiri, tanpa menyebabkan hilangnya kepribadian dari
kebudayaan itu sendiri.

b. Interaksi sosial bersifat Disosiatif yakni yang mengarah kepada bentuk – bentuk pertentangan atau konflik, seperti :
a. Persaingan (competition)
Adalah suatu perjuangan yang dilakukan perorangan atau kelompok sosial tertentu, agar memperoleh kemenangan atau hasil secara kompetitif, tanpa menimbulkan ancaman atau benturan fisik di pihak lawannya.

b. Kontravensi (contravention)
Adalah bentuk proses sosial yang berada di antara persaingan dan pertentangan atau konflik. Wujud kontravensi antara lain sikap tidak senang, baik secara tersembunyi maupun secara terang – terangan yang ditujukan terhadap perorangan atau kelompok atau terhadap unsur – unsur kebudayaan golongan tertentu. Sikap tersebut dapat berubah menjadi kebencian akan tetapi tidak sampai menjadi pertentangan atau konflik.

c. Konflik (conflict) atau pertentangan
Adalah proses sosial antar perorangan atau kelompok masyarakat tertentu, akibat adanya perbedaan paham dan kepentingan yang sangat mendasar, sehingga menimbulkan adanya semacam gap atau jurang pemisah yang mengganjal interaksi sosial di antara mereka yang bertikai tersebut.
Pertentangan mempunyai bentuk-bentuk khusus. Diantaranya sebagai berikut
1. Pertentangan pribadi
2. Pertentangan rasial
3. Pertentangan antarkelas
4. Pertentangan politik
5. Pertentangan yang bersifat Internasional
Berikut merupakan contok pertentangan rasial

E. STATUS, PERANAN DAN HUBUNGAN INDIVIDU DALAM INTERAKSI SOSIAL
a. Kedudukan ( Status )
Merupakan posisi seseorang secara umum dalam masyarakat dalam hubungannya dengan orang lain. Menurut Ralph Linton, dalam kehidupan masyarakat terdapat tiga macam cara memperoleh status yaitu :
1. Ascribed status merupakan status seseorang yang dicapai dengan sendirinya tanpa memperhatikan perbedaan rohaniah dan kemampuan.
2. Achived status merupakan status yang diperoleh seseorang dengan usaha-usaha yang disengaja. Status ini tidak diperoleh atas dasar keturunan akan tetapi tergantung pada kemampuan individu dalam mencapai tujuan-tujuannya.
3. Assigned status merupakan status yang diperoleh dari pemberian pihak lain. Status ini diberikan karena orang tersebut telah memperjuangkan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan dan kepentingan masyarakat.

Gelar sarjana dapat diperoleh seseorang setelah berusaha keras. Ini disebut achived status.

b. Peranan Sosial
Peranan merupakan aspek dinamis kedudukan atau status. Peranan adalah perilaku yang diharapkan oleh pihak lain dalam melaksanakan hak dan kewajiban sesuai dengan status yang dimilikinya.
Latihan Soal
I. Berilah tanda silang (x) pada huruf a, b,c,d atau e di depan jawaban yang benar !
1. Berikut ini adalah ciri-ciri interaksi sosial, kecuali
a. Jumlah pelakunya dua orang atau lebih
b. Adanya komunikasi antara para pelaku
c. Menggunakan simbol-simbol tertentu
d. Adanya dimensi waktu menentukan sifat interaksi
e. Adanya suatu tujuan yang hendak dicapai
2. Perhatikan pernyataan berikut :
1. koalisi beberapa partai
2. konflik di Aceh
3. TPI Fighting Championship
4. Kofi Anan menjadi mediator antara Irak dan AS
Pernyataan di atas yang merupakan bentuk interaksi sosial assosiatif dan disosiatif adalah nomor……..
a. 1, 2 dan 3, 4
b. 1, 3 dan 2, 4
c. 2, 3 dan 1, 4
d. 2, 4 dan 1, 3
e. 1, 4 dan 2, 3
3. Petinju Hashim Rohman berlatih tinju dengan seorang sporing partner sebelum menghadapi penantangnya. Interaksi Sosial tersebut termasuk….
a. Kerjasama
b. Akomodasi
c. Asimilasi
d. Akulturasi
e. Kontravensi
4. Entong lahir dilingkungan keluarga miskin, namun berkat keuletannya dalam belajar akhirnya dia berhasil menjadi seorang pilot.
a. Achieved status
b. Ascribed status
c. Assigned status
d. Symbol status
e. Conflik status
5. Status sosial yang diberikan kepada seseorang karena telah berjasa melakukan sesuatu untuk masyarakat disebut…
a. Ascribe status
b. Achieved status
c. Assigned status
d. Gender
e. Etnis
6. Perbedaan konflik vertikal dengan konflik horizontal adalah…
a. Konflik vertical terjadi antara kelas sosial, sedang konflik horizontal terjadi antara kelompok sosial
b. Konflik horizontal terjadi antara kelas sosial, sedang konflik vertikal terjadi antara kelompok sosial
c. Konflik vertikal bersifat tidak seimbang, sedang konflik horizontal terjadi bersifat seimbang
d. Konflik horizontal bersifat tidak seimbang, sedang konflik vertikal terjadi bersifat seimbang
e. Konflik vertical dapat mengubah struktur sosial, sedang konflik horizontal tidak mengubah struktur sosial
7. Perhatikan beberapa contoh interaksi sosial berikut:
1) Kerja bakti membersihkan halaman sekolah
2) Terjadinya tawuran pelajar antar sekolah
3) Bergotong royong membengun tempet peribadatan
4) Persaingan tidak sehat untuk merraih prestasi
5) Penyebaran rasa benci untuk menjatuhkan pihak lain
Dari contoh di atas yang merupakan bentuk interaksi sosisal disosiatif adalah…
a. 1),2) dan 3)
b. 2),4) dan 5)
c. 1),2) dan 4)
d. 3),4) dan 5)
e. 2),3) dan 5)
8. Tejo selalu memakai syal dan kaos serta membuat rambutnya menjadi kribo seperti Giring Nidji idolanya. Faktor yang mempengatuhi interksi sosial di atas adalah….
a. Sugesti d. Empati
b. Simpati e. Identifikasi
c. Imitasi
9. Perhatikan contoh-contoh di bawah ini !
1) diantara pihak-pihak yang bertikai timbul rasa benci
2) pertukaran pelajar antara Indonesia dan Jepang
3) proyek pengadaan barang oleh pemerintah
4) upaya memberikan ancaman
Dari contoh di atas yang termasuk kontravensi adalah . . . .
a. 1 dan 2 d. 1 dan 3
b. 1 dan 4 e. 2 dan 3
c. 3 dan 4
10.Kerjasama merupakan salah satu bentuk proses . . . .
a. Sosialisasi d. pertentangan
b. Interaksi bersifat asosiatif e. adaptasi
c. Interaksi bersifat disosiatif

II. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar !
1. Bentuk akomodasi yang prosesnya melalui proses paksaan secara fisik maupun psikologis adalah . . . .
2. Menurut Koentjaraningrat, jika terdapat kelompok yang memiliki perbedaan kebudayaan maka akan menimbulkan . . . .
3. Bentuk proses sosial yang berada diantara persaingan dan pertentangan adalah . . . .
4. Tipe persaingan yang bersifat pribadi adalah . . . .

UJI MATERI

III. Perhatikan masyarakat di tempat umum sekitar anda ! bentuk-bentuk interaksi apakah yang terjadi ? Tuliskan pengamatan anda dalam table berikut ini !

No. Tempat terjadi Pelaku Bentuk interaksi sosial

Hari/Tanggal Nilai Paraf Guru Paraf Orangtua

EVALUASI SEMESTER 1

Berilah tanda silang (x) pada huruf a, b,c,d atau e di depan jawaban yang benar !

1. Secara etimologis, sosiologi dapat diartikan sebagai . . . .
a. Ilmu yang mempelajari alam
b. Ilmu yang mempelajari kesehatan
c. Ilmu yang mempelajari kebudayaan
d. Ilmu yang mempelajari kemasyarakatan
e. Ilmu yang mempelajari kekawanan
2. Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari struktur sosial dan proses-proses sosial, termasuk perubahan sosial. Berikut adalah definisi sosiologi menurut . . . .
a. Soerjono Soekanto d. Pitirim Sorokhin
b. Max Weber e. Gillin
c. Karl Mark
3. Yang dikenal sebagai Bapak Sosiologi adalah . . . .
a. Koenjaraningrat d. Auguste Comte
b. Spencer e. Max Weber
c. Robert M.Z Lawang
4. Perhatikan peryataan berikut ini !
1. Pengetahuan
2. Tersusun secara impiris
3. Berlaku universal
4. Menggunakan pemikiran
5. Dapat dikontrol secara teoritis oleh umum
Dari pernyataan berikut yang merupakan ciri-ciri sebagai ilmu pengetahuan adalah nomor . . . .
a. 1,3,4,dan 5 d. 1,2,4,dan 5
b. 1,2,3,dan 5 e. 2,3,4,dan 5
c. 1,2,3,dan 4
5. Sosiologi menjelaskan fakta –fakta secara analitis. Hal ini menunjukkan bahwa sosiologi bersifat. . . .
a. Non etis d. praktis
b. Kumulatif e. teoritis
c. Empiri
6. Keseluruhan jalinan antarunsur sosial yang pokok disebut . . . .
a. Unsure sosial d. lembaga sosial
b. Struktur sosial e. tindakan sosial
c. Pranata sosial
7. Tata kelakuan yang kekal dan kuat integritasnya adalah . . . .
a. Hukum d. folkways
b. Mores e. custom
c. Tingkah laku
8. Segala sesuatu yang berguna bagi unsure manusia disebut nilai . . . .
a. Vital d. kebaikan
b. Kebenaran e. material
c. Kerohanian
9. Nilai yang bersumber pada unsure kodrat manusia . . . .
a. Nilai religius d. nilai kebenaran
b. Nilai keindahan e. vital
c. Nilai moral
10. Norma yang penerapannya berbeda di berbagai tempat, lingkungan, dan waktu adalah . . . .
a. Norma kebiasaan d. norma hukum
b. Norma agama e. norma kesusilaan
c. Norma kesopanan
11. Adanya kecendrungan atau keinginan dalam diri seseorang untuk menjadi sama dengan pihak lain adalah . . a. imitasi d. sugesti
b.identifikasi e. empati
c. asimilasi
12. Salah satu cirri dari interaksi sosial adalah . . . .
a. Adanya komunikasi antarpelaku
b. Terdiri dari satu orang
c. Tidak memiliki tujuan
d. Memiliki kualitas individu
e. Memiliki persamaan persepsi antarindividu
13. Kompetisi terjadi apabila . . . .
a. Tidak ada kerjasama dalam kelompok
b. Tujuan kerjasama tidak dirumuskan secara luas
c. Adanya benturan fisik dari kedua belah pihak
d. Adanya tujuan tertentu yang hendak dicapai oleh berbagai pihak
e. Tidak tercapai kata sepakat setelah konflik terjadi
14. Contoh kontak primer adalah. . . .
a. Adi berkenalan dengan Anna lewat Calvin
b. Ayah menanyakan kabar Siska melalui temannya
c. Yusuf memasang iklan untuk mencari sekretaris
d. Kia dan Gera bersalaman setelah pertandingan
e. Bibi mengirim telegram pada Paman
15. Penyelesaian konflik dimana salah satu pihak bersedia mengalah dan mau menerima pendirian pihak lain adalah . . . .
a. Arbitrasi d. mediasi
b. Konversi e. adjudikasi
c. Kompromi

Pasangkanlah pernyataan yang ada di kotak ini dengan kotak di sebalahnya !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: